Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Plugin Website Beserta Jenisnya

shawsblog.com Plugin website dikenal sebagai tool atau alat pengubah yang mentransformasi situs website sederhana menjadi website yang mempunyai banyak fitur dan jauh lebih banyak juga fungsinya. Anda hanya perlu mengklik beberapa kali lalu plugin akan terinstall dan kemudian website akan menjadi toko online, kursus online, portofolio online, dan apapun tipe website yang Anda miliki.



Plugin

Plug-in atau plugin merupakan sebuah program komputer yang dapat menambah fungsionalitas sebuah program utama. Program utama biasanya akan memberikan semacam antarmuka supaya plugin bisa berinteraksi dengan program utama. Contohnya, plug-in yang biasanya digunakan pada web browser memutar file seperti video, menampilkan jenis file baru, atau memindai virus.

Contoh plug-in yang paling sering digunakan adalah plugin untuk Adobe Flash Player dan QuickTime. Dengan plugin, Anda bisa mendapatkan solusi terbaik saat akan mengedit kode original WordPress. Anda tidak perlu lagi mengkustomisasikan sejumlah kode. Anda hanya perlu mengunduh plugin hanya perlu dan juga menginstall di website.

Jika Anda menggunakan plugin berarti Anda akan memasukkan “plug” kode tambahan untuk memodifikasi kode yang original. Apabila suatu saat perubahan tidak lagi Anda lakukan, maka Anda dapat menonaktifkan plugin atau unplug.

Jenis-Jenis Plugin

1.     Plugin di WordPress

WordPress merupakan salah satu CMS terpopuler yang menyediakan plugin untuk para penggunanya supaya bisa memberikan fitur-fitur menarik dan terbaik di website atau blognya. Ketersediaan plugin di CMS WordPress dapat memudahkan Anda sebagai pengguna yang mungkin kurang memahami sistem coding.

Untuk menambahkan beberapa fitur tambahan di blog atau website Anda tidak perlu mencari tahu sistem coding, yang mungkin dapat membingungkan Anda. Yang Anda perlu lakukan hanyalah memasang plugin yang dibutuhkan serta mengikuti semua instruksi yang diperintah oleh pengembang plugin tersebut.

Saat ini WordPress menyediakan sekitar 55 ribu plugin. 55 ribu plugin tersebut terbagi menjadi beberapa kategori. Berikut beberapa jenis kategori plugin WordPress yang populer sampai sekarang ini.

2.     Plugin SEO

Jika Anda menginginkan website atau blog Anda mendapatkan posisi peringkat atas di mesin pencarian Google, atau artikel Anda bisa muncul di halaman pertama Google sebagai bentuk pemasaran terhadap bisnis yang sedang Anda jalankan. Maka Anda wajib mengunduh plugin SEO.

Akan tetapi Anda perlu memahami betul plugin SEO tersebut, jika Anda menginginkan cara yang instan maka sangat disarankan untuk meminta bantuan jasa SEO. Dengan bantuan jasa tersebut Anda tidak perlu lagi mencari cara mengoptimasi SEO, Anda bisa langsung mendapatkan hasil SEO yang dikerjakan oleh pihak jasa.

Jasa SEO yang sekarang ini sering digunakan oleh para pelaku bisnis berbasis website adalah jasa SEOMEDIA. Jasa layanan ini sangat memahami cara optimasi SEO untuk kebutuhan website Anda secara total. Supaya website bisa berada di posisi tertinggi pada halaman pencarian seperti Bing, Yahoo, atau Google.

3.     Plugin Keamanan

Dunia maya bukanlah tempat yang aman untuk menjalankan segala aktivitas yang berhubungan dengan internet. Anda perlu membuat perlindungan khusus untuk website, supaya terhindar dari serangan cyber yang bisa merugikan Anda. Salah satu caranya adalah memasang plugin keamanan. Contoh plugin keamanan Jetpack, iThemes Security, dan Wordfence.

4.     Plugin Backup

Plugin backup mempunyai fungsi untuk mengembalikan semua data website yang terhapus atau error. Dengan memasang plugin tersebut, data website Anda jadi tetap aman jika website sedang error dan menyebabkan data-data di dalamnya juga terhapus. Contoh pluginnya UpdraftPlus dan BackWPUp

5.     Plugin Anti-Spam

Memperoleh banyak komentar di sebuah konten seperti artikel yang terdapat di website tentu akan menyenangkan. Akan tetapi, akan sangat tidak bagus dilihat jika komentar-komentar tersebut berisi komentar spam.

Oleh karena itu, Anda harus memasang plugin anti spam seperti Akismet supaya situs website atau blog Anda bisa terhindar dari komentar spam yang mengganggu Anda.

6.     Plugin Kecepatan Website

Kecepatan adalah hal yang paling penting untuk kebutuhan website karena hal  tersebut bisa mempengaruhi performa hasil pencarian Google. Website yang mempunyai kecepatan loading lebih cepat mempunyai nilai yang jauh lebih tinggi untuk bisa mendapatkan peringkat teratas di mesin pencarian.

Oleh karena itu, Anda sangat disarankan untuk memasang jenis plugin ini untuk meningkatkan kecepatan loading pada website. Contoh plugin yang dapat Anda gunakan adalah W3 Total Cache dan WP Super Cache.

Anda dapat menggunakan plugin website untuk melengkapi fitur-fitur di website supaya dapat memudahkan para pengunjung website. Selain itu pihak pengunjung akan merasa senang menghabiskan waktunya di website yang Anda miliki dikarenakan Anda mempunyai fitur-fitur menarik di dalamnya yang berasal dari sistem plugin.

Posting Komentar untuk "Pengertian Plugin Website Beserta Jenisnya"